larilah...
kejarlah apa yang ada di depanmu.bukan mengejar apa yang ada dibelakangmu. belakang itu kenangan. dan kenangan tak akan pernah bisa berlari. kenangan itu bayangan yang akan menghalangimu dari cahaya terang bulan yang menyinari. bayangan itu tak bisa mengubah apa yang telah terjadi.
maka, larilah...
larilah ke dataran tinggi, setinggi cita - cita mu yang kau gantungkan di langit - langit kamarmu.. langit itu tinggi bukan ?
jadi, berlarilah..
mengejar asa dan kembangkan sayapmu..
terbanglah jika kau bisa. agar cepat kau sampai langit sana.
berlarilah..
mengejar yang ada di depanmu, dia adalah harapan. harapan yang membawamu ke puncak Himalaya. melihat cantiknya dunia. pejamkan matamu, dengarkan sekelilingmu, dan mantabkan hatimu. tajamkan fokusmu untuk harapan indah di depan mata, bayangkan keindahan itu, ketika kau bisa memegang bumi dalam genggamanmu, bayangkan kebahagiaaan yang akan menyelimuti. simpulkan semyum dalam wajahmu. penuhi dadamu dengan semangat. semangat untuk mengejar gambaran dalam fokusmu.
sekarang bukalah matamu, kepalkan tanganmu, dan tersenyumlah :)
yakinlah, gambaran itu akan jadi nyata , akan terukir dengan tinta yang kau buat.
bergeraklah,,
menuju kebaikan duniawi dan berdoalah menuju keabadian akhirat..
:)
@faaydewanti
Semarang, 5 Desember 2012
(: life is not a life without smile and tears :) | Chemistry Education Of Semarang State University | follow me @faaydewanti :)
Rabu, 05 Desember 2012
:: minyak dan kepercayaan ::
tau
kenapa minyak harganya mahal??
itu
karena pembuatannya yang rumit, memakan waktu yang lama dan bahan
dasar yang memang mahal.
dan
sekarang taukah mengapa meminta secuil hati pasangan kita itu
dikatakan mahal??
itu
karena memberikan secuil hati saja sudah termasuk memberi sebuah
kepercayaan yang tak ternilai harganya.
bayangkan
jika kepercayaan itu tak digunakan sebagai mana mestinya..
kita
pasti kecewa dan berpikir lebih baik tak usah memberikannya.
seperti
itu pula jika kita membuat minyak, ketika sedikit saja minyak yang
mahal itu kita berikan tetapi digunakan untuk hal tak kita sukai kita
pasti kecewa.
begitu
banyak bahan yang diperlukan namun hanya 1 % minyak murni yang bisa
kita beroleh..
begitu
besar
pengorbanan yang kita lakukan kepada orang yang kita sayang namun
hanya sedikit yang dibalas dengan senyuman.
.ironis.
bisakan
hal seperti itu diterima oleh hati kalian??
jika
ada yang bisa menerimanya.dia sungguh seorang yang mulia. tak
memandang seberapa besar kita dicintai tetapi seberapa besar kita
mencintai.
minyak
dan kepercayaan
keharuman
yang bisa memikat kepercayaan
pilihlah
seseorang yang tepat untuk menjaga kepercayaan kita :D
#fiersta,
23 November 2011
03.21
p.m
Rabu, 21 November 2012
Sebuah Fase yang Tak Kau Sadari
fase
di mana seseorang diuji keimanannya adalah ketika ia berada jauh dari
bimbingan orang tua. sebuah fase yang tak mudah, tak semudah melehkan
es batu dalam terik matahari. fase ini tersembunyi, tidak di rasakan
oleh sii reactant tapi productnya dinikmati lingkungan. mengalami dua
proses, melepas dan menerima energi.
fase
ini berada di saat kita terhipnotis oleh ketakjuban duniawi.
merasakan
apa yang tak pernah dirasa.
menemukan
apa yang tak pernah ditemui.
mengenal
apa yang belum pernah dikenal.
dan
mempercayai apa yang belum pernah dipercaya
pada
fase ini, manusia disebut dalam fase kebimbangan. tak dapat mentukan
titik equillibriumnya.
sungguh
ironis, seorang yang awalnya benar - benar disanjung, dikagumi karena
kebaikan dan ketulusan hatinya, tiba - tiba berubah menjadi monster.
menjadi materi yang sangat reaktif, bersifat eksplosif.
yang
menjadi pertanyaan adalah bagaimana proses reaksi tersebut
berlangsung?? apa yang mempengaruhi terjadinya reaksi tersebut?
adakah
yang bisa menjawab?
yaaapp,.dia
adalah faktor lingkungan dan keimanan.
lingkungan
yang sangatt kuat dan iman yang tak cukup menopang akan melancarkan
reaksi tersebut. bisikan - bisikan menjadi katalis.
lalu
apa solusinya??
silahkan
Anda sendiri yang menjawab :)
bagaimana
reaksi tersebut dapat dihentikan..
thanks
for reading. :D
always
be a good person. just for yourself guys !!
#Fiersta
, 17112011
22.42
p.m
Langganan:
Komentar (Atom)