fase
di mana seseorang diuji keimanannya adalah ketika ia berada jauh dari
bimbingan orang tua. sebuah fase yang tak mudah, tak semudah melehkan
es batu dalam terik matahari. fase ini tersembunyi, tidak di rasakan
oleh sii reactant tapi productnya dinikmati lingkungan. mengalami dua
proses, melepas dan menerima energi.
fase
ini berada di saat kita terhipnotis oleh ketakjuban duniawi.
merasakan
apa yang tak pernah dirasa.
menemukan
apa yang tak pernah ditemui.
mengenal
apa yang belum pernah dikenal.
dan
mempercayai apa yang belum pernah dipercaya
pada
fase ini, manusia disebut dalam fase kebimbangan. tak dapat mentukan
titik equillibriumnya.
sungguh
ironis, seorang yang awalnya benar - benar disanjung, dikagumi karena
kebaikan dan ketulusan hatinya, tiba - tiba berubah menjadi monster.
menjadi materi yang sangat reaktif, bersifat eksplosif.
yang
menjadi pertanyaan adalah bagaimana proses reaksi tersebut
berlangsung?? apa yang mempengaruhi terjadinya reaksi tersebut?
adakah
yang bisa menjawab?
yaaapp,.dia
adalah faktor lingkungan dan keimanan.
lingkungan
yang sangatt kuat dan iman yang tak cukup menopang akan melancarkan
reaksi tersebut. bisikan - bisikan menjadi katalis.
lalu
apa solusinya??
silahkan
Anda sendiri yang menjawab :)
bagaimana
reaksi tersebut dapat dihentikan..
thanks
for reading. :D
always
be a good person. just for yourself guys !!
#Fiersta
, 17112011
22.42
p.m