Jumat, 10 Mei 2013

cerita adam dan hawa

dan pada akhirnya hanya kaum hawa yg dirugikan
dengan ketidakpastian yg selalu menyiksa.
kalau sudah seperti ini siapa yg harus disalahkan ?
apakah keadaan harus selalu menjadi kambing hitam ? 

hmm.. sebenarnya semua manusia berhak atas kejelasan
siapa yang mau hidup dengan kegelapan, 
diselimuti kabut tebal dengan embun dingin yang menyiksa.
seharusnya ada cahaya setelah padam, ada kebahagiaan sesudah kesedihan.

bukankah Tuhan menciptakan pelangi setelah hujan ?
serta pagi setelah malam ?

kita hidup tak mungkin dalam kebimbangan.
bukankah Tuhan mengajari kita untuk tak bimbang mempercayaiNya ?
Kalau hidup tak ada pilihan bukan kehidupan namanya.

Siapa yang mau digantung? 
dengan seikat tali mencekik leher.
Dalam suatu hubungan seperti ini, bisakah hawa meminta kepada sang adam ?
atau haruskah dia diam menunggu ?
Kepastian yang meletakkannya dalam tepi hutan. 
Mundur tak mampu melangkah tak bisa.

Mengertilah sang adam ,
hidup kami ada padamu.
Kau utusan Tuhan untuk melindungi kami.. 
Tuhan telah berikan engkau kepercayaan untuk mengimami kami bukan ?